Jangan Kurangajar di Jatijajar

SECARA geografis obyek wisata ini terletak di pegunungan kapur Gombong selatan. Gua Jatijajar masuk dalam wilayah Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah atau tepatnya sekitar 42 km sebelah barat kota Kebumen. Tak kurang 200 ribu wisatawan berkunjung setiap tahunnya. Dari data yang ada di lokasi, rata-rata setiap bulan bisa lebih 16 ribu pengunjung.
Panjang Gua Jatijajar 250 meter dengan kedalaman 40 meter. Lebar dan tingginya 15 dan 12 meter. Selain Stalagtit dan Stalagmit, di dalam gua juga terdapat sungai bawah tanah yang menerbitkan sejumlah sendang. Antara lain, sendang Puser Bumi, Jombor, Mawar, dan Kantil. Namun saat ini yang dibuka unutuk umum hanya Sendang Mawar dan Kantil. Lainnya hanya orang tertentu boleh masuk.

“Selain tempatnya sulit dicapai, Puser Bumi dan Jombor hanya digunakan untuk ritual orang pintar,”jelas Agus Stab Dinas Pariwisata Kebumen.
Gua Jatijajar ditemukan petani Jayamenawi pada tahun 1802. Ia sedang mencari rumput dan terperosok ke dalam lobang yang ternyata ventilasi alam gua. Beruntung, Jayamenawi bisa meraih akar-akar yang tumbuh di mulut lubang. Sehingga tak sampai jauh ia terperosok ke dalam.
Segera Jayamenawi lapor kepada Kanjeng Sukadis, Bupati Ambal. Sejak itulah ‘lahir’ Goa Jatijajar, nama yang diberikan ‘pemda’ karena di pintu masuk berdiri pohon jati yang berjajar.
Untuk memperudahkan pengunjung keluar masuk gua, dua pohon jati ditebang, dijadikan sakaguru pendapa kabupaten.
Menurut Agus, sebelum jadi objek wisata, gua Jatijajar termasuk tempat wingit. Banyak orang pintar bersamadi di sana. Banyak pula pusaka dipancing dari Jatijajar. Sampai sekarang masih banyak pihak menganggap Jatijajar nerkekuatan gaib.
Terutama Sendang Jombor.
“Sendang ini dihuni seekor pelus sebesar paha orang dewasa, usianya sudah ratusan tahun. Pelus itu dipercaya jelmaan ratu lelembut bernama Ibu Peri Kuning,” terang Agus yang masih buyut Jayamenawi.
Di kalangan paranormal dan juru sembuh, air sendang Jombor kondang mujarab guna pengobatan. Di dunia dagang boga pun ada kepercayaan bahwa air sendang Jombor adalah pelaris yang mujarab jika dicampur ke masakan. Dagangan bakal laris manis. Maka banyak pemilik warung tegal berdatangan ke Jombor.
Air Sendang Mawar dan Kantil menjadikan awet muda siapa pun yang mandi atau cuci muka di Sedang Mawar. Sementara Sendang Kantil bagi petirakat yang punya cita-cita, keinginan itu boleh diucapkan sambil mencuci muka dan menyiram patung di sendang itu.
Konon, Sendang Mawar dan Kantil tempat singgah Dewi Nawang Wulan setelah diusir dari khayangan.
Banyak remaja berkunjung ke Kantil dan Mawar.
Pernah terjadi, seorang gadis emoh pulang meski dibujuk-bujuk keluarganya. Selidik punya selidik, sebelum itu ia berfoto sambil merangkul patung di Sendang Kantil. Ada lagi cowok yang tiba-tiba jejingkrakan seperti monyet, gerakannya itu tak bisa dihentikan. Ternyata ia barusan kencing di dalam goa. Maka hati-hatilah jika Anda berkunjung di objek wisata yang konon wingit. n wardoyo

Source from http://www.minggupagi.com

2 Tanggapan

  1. goa ini masih tersimpan pusaka tongkat pulang geni……dan pdang pamekang jagat/sutro mego………ada lubang rahasia yg trdapat ruangan singgasana semedi yg sebenarnya……..juru kunci yg benar adalah “ki ludro pati ( kera tua berwarna abu2…..berikan kalung tasbih kayu jati maka dia akan mngantarkan ksana)

  2. Salam Hormat, Salam Senyum Kanggo Sedulur Kabeh
    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Perkenalkan, Saya H.M.Jamil,SQ,MPd ingin meminta dukungan Saudara dalam pemilihan Caleg DPR RI PPP Nomor Urut 5 Dapil Kebumen, Banjarnegara & Purbalingga.
    Semoga bermanfaat bagi kita semua.
    Salam Hangat buat Keluarga Anda
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Tinggalkan Balasan