Posted on Februari 3, 2009 by warto
Makhluk dari mana Israel ini, adigang adigung adiguna, boleh melakukan apa saja,
pembunuhan massal, penggusuran besar-besaran, pemberangusan dan pemusnahan atas
umat manusia dan nilai-nilai kemanusiaan, kapan saja dia mau, tanpa sanksi yang
memadai dari pihak manapun di muka bumi.
Nama kelompok kebangsaannya disebut paling banyak di Alquran, bahkan dipakai
sebagai nama Surah. Beberapa identifikator sejarah penciptaan oleh Tuhan
menyimpulkan yang disebut [...]
DIarsipkan di bawah: Budaya, Curhat, Filsafat, Islam, Oase, Sastra | Ditandai: cak nun, emha, emha ainun nadjib | Leave a Comment »
Posted on Desember 20, 2008 by warto
Bagi publik teater yang mengikuti perkembangan teater tahun 1980-an, tentu tidak
asing dengan kelompok teater pimpinan Fajar Suharno (eks Bengkel Teater) ini.
Pada periode itu, Dinasti pernah tampil antara lain melalui Geger Wong Ngoyak
Macan.
Berdiri pada 1977, Dinasti bisa disebut kelompok teater yang mengambil peran
penting dalam dinamika seni, budaya, dan politik di negeri ini, pada saat
represi Orde Baru [...]
DIarsipkan di bawah: Budaya, Filsafat, Sastra | Ditandai: berita, cak nun, emha, emha ainun nadjib, indonesia, politik, teater | Leave a Comment »
Posted on Desember 18, 2008 by warto
Saya yakin Anda maunya bukan menjadi Polantas dalam kehidupan di dunia yang
hanya satu kali ini. Kalau mungkin, Anda maunya jadi Kapolri, atau syukur bisa
jadi Presiden.
Saya yakin Anda sebenernya bukan ingin menjadi kenek bis, menjaga makanan,
menjadi tlang portit, menjadi Camat atau menjadi tukang lap sepatu. Kalau
mungkin sih Anda inginnya menjadi pejabar tinggi, pengusaha besar, [...]
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Ditandai: cak nun, emha, emha ainun nadjib, indonesia, Islam, padhangmbulan | Leave a Comment »
Posted on November 5, 2008 by warto
Kalau orang makin kaya, ia makin butuh perdamaian.
Negarapun demikian.
Sebuah lembaga di Negeri Belanda bikin riset untuk mengetahui tema apa yang
populer dalam kehidupan anak-anak muda disana.
Hasilnya: pertama, perdamaian. Kedua, hak asasi manusia. Ketiga, keadilan
sosial. Keempat, sport dan musik. Dan seterusnya.
Jadi, orang-orang Negeri Utara makin ngeri menyaksikan orang-orang Negeri
Selatan semakin ‘metu sungune’.
Penduduk Eropa dan Amerika makin banyak [...]
DIarsipkan di bawah: Budaya, Filsafat, Islam, Oase, Sastra | Ditandai: agama, cak nun, emha, emha ainun nadjib, hantu, ilmu, indonesia, Islam, politik, stain, STAIN Purwokerto | 1 Komentar »
Posted on November 5, 2008 by warto
Engkau tentu ingat bahwa puasa terkadang dipakai sebagai alat politik. Sering
baca di koran berita tentang orang mogok makan?
Mogok makan adalah senjata politik pamungkas, suatu jenis political pressure,
sesudah cara lain – misalnya perlawanan kekuasaan, pemberontakan militer dsb.
– tidak mempan atau tidak mampu membawa pelakunya memperoleh apa yang
dikehendakinya.
Mogok makan bisa juga disebut suatu pola perjuangan moral. Artinya, [...]
DIarsipkan di bawah: Budaya, Filsafat, Islam, Oase, Sastra | Ditandai: agama, cak nun, emha, emha ainun nadjib, ilmu, indonesia, Islam, politik, stain, STAIN Purwokerto | Leave a Comment »