Mbok Nggak Usah Ada Neraka

Setiap calon santri di padepokan Sang Sunan, ditest dulu bagaimana ia
membaca kalimat syahadat. Dan Saridin memiliki lafal dan caranya sendiri
dalam bersyahadat. Suatu cara yang Gus Dur saja pasti tidak berani
melakukannya, minimal karena badan Gus Dur terlalu subur – sementara Saridin
adalah lelaki yang atletis dan seorang pendekar silat yang mumpuni.
Tapi sebelum hal itu diceritakan, karena Saridin [...]

MAKNA SPIRITUAL DAN SOSIAL IBADAH PUASA (5)

Tauhid Vertikal dan Tauhid Horisontal
Adapun apa, ke mana, dan bagaimanakah sesungguhnya yang dijalani oleh para
pelaku Rukun Islam, terutama yang ber’revolusi’ dengan puasa?
Pilar utamanya adalah tauhid vertikal (tawhid ilahiyyah) dan tauhid horisontal
(tawhid basyariyyah). Tauhid itu proses penyatuan. Penyatuan (ilahiyyah) ke atau
dengan Allah, serta penyatuan ke atau dengan sesama manusia atau makhluk,
memiliki rumus dan formulanya sendiri-sendiri.
Perlawanan terhadap [...]

MAKNA SPIRITUAL DAN SOSIAL IBADAH PUASA(4)

Revolusi Puasa, Melampiaskan dan Mengendalikan
Berbeda dengan salat dan zakat, ibadah puasa bersifat lebih ‘revolusioner’
radikal dan frontal. Waktunya pun dilakukan pada masa yang ditentukan, seperti
disebutkan al-Qur’an. Dan, waktu puasa wajib sangat terbatas. Hanya pada bulan
Ramadhan.
Orang yang berpuasa diperintahkan untuk berhadapan langsung atau meng-engkau-kan
wakil-wakil paling wadag dari dunia dan diinstruksikan untuk menolak dan
meninggalkannya pada jangka waktu tertentu.
Pada [...]

MAKNA SPIRITUAL DAN SOSIAL IBADAH PUASA (3)

Evolusi Salat dan Idul Fitri-Idul Fitri Kecil
Ibadah salat merupakan suatu metode ‘rutin’ kultural untuk proses pengakhiratan.
Momentum-momentum salat lima waktu memungkinkan manusia pelakunya untuk secara
berkala melakukan pengambilan ‘jarak dari dunia’.
Itu bisa berarti suatu disiplin intelektual untuk menjernihkan kembali
persepsi-persepsinya, untuk memproporsionalkan dan mensejatikan kembali
pandangan-pandangannya terhadap dunia dan isinya, sekaligus itu bermakna ia
menemukan kembali kefitrian-diri-kemanusiaan. Salat dengan demikian [...]

MAKNA SPIRITUAL DAN SOSIAL IBADAH PUASA (2)

Menduniakan Akhirat, Mengakhiratkan Dunia, dan Mendunia-akhiratkan Kehidupan
Pada budaya dan perilaku manusia beserta sistem nilai yang disusun dalam
kolektivitas mereka, ada yang memandang dunia ini sebagai tujuan. Seluruh
aktivitas pribadi, gerakan sosial, pengorganisasian kekuasaan dan kesejahteraan
di antara mereka, dilaksanakan dengan mengandaikan bahwa dunia ini adalah wadah
satu-satunya dari segala awal dan segala akhir.
Wadahnya hanya dunia. Substansinya hanya dunia. Metodenya [...]